Sabtu, 20 April 2013

Tingkatan PMR | PMR SMA Negeri 1 Janapria

0 komentar

Tingkatan PMR

Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya
  1. PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna syal/slayer Hijau
  2. PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna syal/slayer Biru Langit
  3. PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-20 tahun). Warna syal/slayer Kuning cerah.  
    PMR Mula
  4.  
    PMR Madya

    PMR Wira
newer post

Tujuh Sapta Prinsip Palang Merah | PMR SMA Negeri Janapria

1 komentar
Kegiatan ICRC dipandu oleh tujuh Prinsip Dasar yang ditaati bersama oleh ICRC dan semua komponen lain Gerakan. Prinsip-prinsip tersebut –yaitu kemanusiaan, ketidakmemihakan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan– dikemukakan dalam Statuta Gerakan dan menjadi nilai bersama yang membedakan Gerakan dari organisasi-organisasi kemanusiaan lain. Gerakan telah memberi ICRC tugas menegakkan dan mendiseminasikan prinsip-prinsip tersebut. Ketujuh Prinsip Dasar berikut ini diproklamasikan dalam Konferensi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah ke-20 (Wina, 1965).
Kantor Pusat ICRC di Genewa, Swiss
Internasional Commite Red Cross (Komite Internasional Palang Merah)


1. Kemanusiaan 
Gerakan, yang lahir dari keinginan untuk memberikan bantuan tanpa diskriminasi kepada korban luka di medan pertempuran, berusaha dengan kemampuan internasional maupun nasionalnya untuk mencegah dan meringankan penderitaan manusia di mana saja. Tujuan Gerakan adalah untuk melindungi kehidupan dan kesehatan serta memastikan penghormatan terhadap umat manusia. Gerakan memajukan saling pengertian, persahabatan, kerja sama, dan perdamaian abadi di antara semua bangsa.

2. Kesamaan 
Gerakan tidak membeda-bedakan kebangsaan, ras, agama, status sosial, atau pandangan politik korban. Gerakan membantu korban hanya atas dasar kebutuhan mereka. Bantuan diprioritaskan bagi kasus penderitaan yang paling mendesak.

3. Kenetralan 
Agar tetap dipercaya oleh semua pihak, Gerakan tidak akan berpihak dalam konflik yang terjadi dan tidak akan terlibat dalam pertentangan politik, ras, keagamaan, ataupun ideologis.

4. Kemandirian 
Gerakan bersifat independen. Setiap Perhimpunan Nasional, sekalipun merupakan pendukung pemerintah masing-masing di bidang kemanusiaan dan tunduk pada hukum nasional negaranya, harus mempertahankan otonominya supaya dapat bertindak sesuai prinsip-prinsip Gerakan.

5. Kesukarelaan 
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah sebuah gerakan yang memberikan bantuan atas dasar kesukarelaan, tidak didorong dengan cara apapun oleh keinginan untuk memperoleh keuntungan tertentu.

6. Kesatuan 
Hanya boleh ada satu Perhimpunan Palang Merah atau Bulan Sabit Merah di suatu negara. Perhimpunan itu harus terbuka bagi semua orang. Perhimpunan itu harus melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah negaranya.

7. Kesemestaan 
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, di mana semua Perhimpunan Nasional mempunyai status yang setara dan tanggung jawab serta kewajiban yang sama dalam membantu satu sama lain, ada di seluruh dunia.

Ketujuh prinsip dapat lebih mdah di ingat dengan singkatan : "Manusia Sama Netral Mandi Suka Satu Semesta" :)

Like & Comment
newer post

Anatomi dan Faal Tubuh | Materi Dasar PMR SMA Negeri 1 Janapria

0 komentar




Pengertian pengertian

Anatomi (susunan Tubuh)
Anatomi adalah ilmu yang mempelajari susunan tubuh dan bentuk tubuh

Fisiologi (faal tubuh)
Ilmu yang mempelajari faal (fungsi) bagian dari alat  atau jaringan tubuh.

Posisi Anatomis
Tubuh  manusia  diproyeksikan  menjadi  suatu  posisi  yang  dikenal  sebagai  posisi anatomis,  yaitu  berdiri  tegak,  ke  dua  lengan  di  samping  tubuh,  telapak  tangan menghadap ke depan. Kanan dan kiri mengacu pada kanan dan kiri penderita.




BIDANG ANATOMIS
Dalam posisi seperti ini tubuh manusia dibagi menjadi beberapa bagian oleh 3 buah bidang khayal:

                   1.  Bidang Medial; yang membagi tubuh menjadi kiri dan kanan
2.  Bidang Frontal; yang membagi  tubuh menjadi depan (anterior) dan bawah
(posterior)
3.  Bidang  Transversal;  yang  membagi  tubuh  menjadi  atas  (superior)  dan bawah (inferior)
 

Istilah lain yang juga dipergunakan adalah untuk menentukan suatu titik lebih dekat ke titik referensi (proximal) dan lebih jauh ke titik referensi (distal).


 






Pembagian tubuh manusia

Tubuh manusia  dikelilingi  oleh kulit dan diperkuat  oleh rangka.  Secara garis besar, tubuh manusia dibagi menjadi :
a.  Kepala
Tengkorak, wajah, dan rahang bawah

b.  Leher

c.  Batang tubuh
Dada, perut, punggung, dan panggul

d.  Anggota gerak atas
Sendi bahu, lengan atas, lengan bawah, siku, pergelangan tangan, tangan.

e.  Anggota gerak bawah
Sendi panggul, tungkai atas, lutut, tungkai bawah, pergelangan kaki, kaki.

Rongga dalam tubuh manusia
Selain  pembagian  tubuh  maka juga perlu dikenali  5 buah rongga  yang terdapat  di dalam tubuh yaitu :
a.  Rongga tengkorak
Berisi otak dan bagian-bagiannya b.  Rongga tulang belakang
Berisi bumbung saraf atau spinal cord
c.  Rongga dada
Berisi jantung dan paru
d.  Rongga perut (abdomen)
Berisi berbagai berbagai organ pencernaan
Untuk  mempermudah  perut  manusia  dibagi  menjadi  4 bagian  yang  dikenal sebagai kwadran sebagai berikut:
i.  Kwadran kanan atas (hati, kandung empedu, pankreas dan usus)
ii.  Kwadran kiri atas (organ lambung, limpa dan usus)
iii.  Kwadran kanan bawah (terutama organ usus termasuk usus buntu)
iv.  Kwadran kiri bawah (terutama usus). e.  Rongga panggul
Berisi kandung kemih, sebagian usus besar, dan organ reproduksi dalam

Sistem dalam tubuh manusia
Agar dapat hidup tubuh manusia memiliki beberapa sistem:
1.  Sistem Rangka (kerangka/skeleton)
a.  Menopang bagian tubuh b.  Melindungi organ tubuh
c.  Tempat melekat otot dan pergerakan tubuh d.  Memberi bentuk bangunan tubuh




2.  Sistem Otot (muskularis) Memungkinkan tubuh dapat bergerak
3.  Sistem pernapasan (respirasi)
Pernapasan bertanggung  jawab untuk memasukkan  oskigen dari udara bebas ke dalam darah dan mengeluarkan karbondioksida dari tubuh.
4.  Sistem peredaran darah (sirkulasi)
Sistem ini berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
5.  Sistem saraf (nervus)
Mengatur hampir semua fungsi tubuh manusia. Mulai dari yang disadari sampai yang tidak disadari
6.  Sistem pencernaan (digestif)
Berfungsi untuk mencernakan makanan yang masuk dalam tubuh sehingga siap masuk ke dalam darah dan siap untuk dipakai oleh tubuh
7.  Sistem Klenjar Buntu (endokrin)
8.  Sistem Kemih (urinarius)
9.  Kulit
10. Panca Indera
11. Sistem Reproduksi
newer post
newer post older post Home